Newest Post

"BAGI WARGA PERUMAHAN GRAHA SURYA MAS YANG INGIN MENYUMBANGKAN ARTIKEL UNTUK BULETIN ATAU BLOG INI, SILAHKAN KIRIMKAN ARTIKELNYA KE EMAIL KAMI : ertedelapanmedia@gmail.com ATAU HUBUNGI TIM REDAKSI, TERIMAKASIH"
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

8 CARA STIMULASI KECERDASAN MULTIPEL PADA BAYI

| Rabu, 19 Maret 2014
Baca selengkapnya »
Kecerdasan multipel atau multiple inteligensia adalah berbagai jenis kecerdasan yang dapat dikembangkan pada anak. Kecerdasan tersebut antara lain verbal-linguistic (kemampuan menguraikan pikiran dalam kalimat-kalimat, presentasi, pidato, diskusi, tulisan), logical-mathematical (kemampuan menggunakan logika-matematik dalam memecahkan berbagai masalah), visual spatial (kemampuan berpikir tiga dimensi), bodily-kinesthetic (ketrampilan gerak, menari, olahraga), musical (kepekaan dan kemampuan berekspresi dengan bunyi, nada, melodi, irama), intrapersonal (kemampuan memahami dan mengendalikan diri sendiri), interpersonal (kemampuan memahami dan menyesuaikan diri dengan orang lain), naturalist (kemampuan memahami dan memanfaatkan lingkungan).

Kecerdasan multipel dipengaruhi faktor keturunan atau bawaan dan genetik dan faktor lingkungan. Seorang anak dapat mengembangkan berbagai kecerdasan jika mempunyai faktor keturunan dan dirangsang oleh lingkungan terus menerus. Sel-sel otak janin dibentuk sejak 3-4 bulan di dalam kandungan ibu, kemudian setelah lahir sampai umur 3-4 tahun jumlahnya bertambah dengan cepat mencapai miliaran sel, tetapi belum ada hubungan antar sel-sel tersebut. Sel-sel saraf otak balita berkembang sangat pesat.

Hal ini dapat diketahui dari penambahan berat otak ataupun lingkar kepala balita. Ketika bayi lahir, beratnya sekitar 25 persen dari otak orang dewasa. Kemudian pada usia setahun beratnya sudah mencapai 70 persen usia otak dewasa. Proses perkembangan otak ini berlangsung sangat cepat hingga balita berusia 3 tahun.

Setelah ini, proses akan berjalan melambat, yakni pada usia sekolah dan usia remaja. Mulai kehamilan 6 bulan, dibentuklah hubungan antarsel, sehingga membentuk rangkaian fungsi-fungsi. Kualitas dan kompleksitas rangkaian hubungan antar sel-sel otak ditentukan oleh stimulasi yang dilakukan oleh lingkungan kepada bayi-balita tersebut.

Mengingat waktu yang sangat terbatas ini, sebaiknya orangtua memanfaatkannya secara baik, yakni dengan memberikan stimulasi sebanyak-banyaknya sejak dini. Stimulasi yang diberikan pada masa ini, sangat efektif untuk mengoptimalkan kecerdasan balita. Sebaliknya, stimulasi yang kurang akan memengaruhi kecerdasan balita.

Namun, perkembangan sirkuit otak sangat bergantung pada kualitas nutrisi dan stimulasi yang didapat oleh balita, sejak dalam kandungan, sampai tiga tahun setelah ia dilahirkan. Semakin bervariasi rangsangan yang diterima bayi-balita maka semakin kompleks hubungan antar sel-sel otak. Semakin sering dan teratur rangsangan yang diterima, maka semakin kuat maka hubungan antar sel-sel otak tersebut. Semakin kompleks dan kuat hubungan antar sel-sel otak, maka semakin tinggi dan bervariasi kecerdasan anak di kemudian hari. Bila dikembangkan terus menerus, anak akan mempunyai banyak variasi kecerdasan.

Secara umum, intervensi stimulasi kecerdasan pada bayi harus diusahakan agar bayi dapat mengalami rasa nyaman, aman dan menyenangkan dengan memeluk, menggendong, menatap mata bayi, mengajak tersenyum, berbicara, membunyikan berbagai suara atau musik bergantian. mengulingkan bayi ke kanan-ke kiri, tengkurap-telentang, dirangsang untuk meraih dan memegang mainan

Stimulasi harus dilakukan sesering mungkin selama berinteraksi dengan bayi. Harus dilakukan setiap hari, terus menerus, bervariasi, disesuaikan dengan umur perkembangan kemampuannya, dilakukan siapa saja yang berinteraksi dengan bayi baik keluarga terutama ibu atau pengasuh. Stimulasi harus dilakukan dalam suasana yang menyenangkan dan kegembiraan antara pengasuh.

Jangan memberikan stimulasi dengan terburu-terburu, memaksakan kehendak pengasuh, tidak memperhatikan minat atau keinginan bayi, atau bayi sedang mengantuk, bosan atau ingin bermain yang lain. Pengasuh yang sering marah, bosan, sebal, maka tanpa disadari pengasuh justru memberikan rangsang emosional yang negatif. Karena pada prinsipnya semua ucapan, sikap dan perbuatan pengasuh adalah merupakan stimulasi yang direkam, diingat dan akan ditiru atau justru menimbulkan ketakutan bayi-balita

Berikut cara intervensi kecerdasan multipel  :

1  Kecerdasan berbahasa verbal

Intervensi dan stimulasi dengan mengajak bernyanyi atau bercakap-cakap, bacakan cerita berulang-ulang, rangsang untuk berbicara dan bercerita, menyanyikan lagu anak-anak dll. Pada umur 3 - 6 bulan ditambah dengan bermain 'cilukba', melihat wajah bayi dan pengasuh di cermin, dirangsang untuk tengkurap, telentang bolak-balik, duduk. Pada usia 6 - 9 bulan distimulasi dengan memanggil namanya, mengajak bersalaman, tepuk tangan, membacakan dongeng. Umur 9 - 12 bulan ditambah dengan mengulang-ulang menyebutkan mama-papa, kakak, memasukkan mainan ke dalam wadah, minum dari gelas, menggelindingkan bola, dilatih berdiri, berjalan dengan berpegangan.

2.  Kecerdasan emosi inter-personal

Intervensi dan stimulasi dengan bermain bersama dengan anak yang lebih tua dan lebih muda, saling berbagi kue, meminjamkan mainan, belajar bersalaman dengan orang lain (saat usia 9-12 bulan), mengenalkan orang baru dll.

3.    Kecerdasan emosi intra-personal

Intervensi dan stimulasi dengan menceritakan perasaan, keinginan, cita-cita, pengalaman, berkhayal, mengarang ceritera dll. Stimulasi anak anda dengan mengajak selalu tersenyum dan tertawa. jkauhkan kata kasar, sikap emosional, bertengkar atau adu mulut di depan atau dapat di dengar dan dilihat bayi.

4  Kecerdasan naturalis

Dapat dilakukan dengan bercerita dengan gambar, benda, alam dan kegiatan sekelilingnya. Ajaklah bayi tertawa dan bersenang-senang dengan kejadian dan peritiwa di sekitarnya. Setiap benda yang ada dilingkungan dapat dijadikan sumber interaksi bayi untuk belajar mengenal lingkungan dan belajar berkomunikasi
 
5. Kecerdasan logika-matematik

Intervensi dan stimulasi dengan bernyanyi dan bercerita dengan angka, terumatama angka satuan 1-10. Seperti menghitung benda-benda disekitarnya, bernyayi satu-satu aku sayang ibu dsbnya

6.  Kecerdasan visual-spatial

Intervensi dan stimulasi dengan mengamati gambar atau foto terutama bentuk wajah orang atau kartun yang lucu. Berceritalah dengan kata-kata atau kalimat panjang dengan gambar yang cukup besar dilihat atau benda atau lingkungan dan peristiwa alam. Menggantung dan menggerakkan benda berwarna mencolok seperti lingkaran atau kotak-kotak hitam-putih, benda-benda berbunyi,

7.  Kecerdasan gerak tubuh

Intervensi dan stimulasi (motorik kasar) pada sia 6-8 bulan merangsang duduk, dilatih berdiri berpegangan. Usia 9 -12 bulan ditambah stimulasi memasukkan mainan ke dalam wadah, minum dari gelas, menggelindingkan bola, dilatih berdiri, berjalan dengan berpegangan. Bila terjadi keterlambatan tidak bolak balik atau tidak duduk merangkak sesuai usia 6-8 bulan, menunjukkan minimal keterlambatan ringan. Dapat dilakukan stimulasi keseimbangan dan vestibularis dengan berenang, terapi bola dan bermain ayunan.

Ditulis oleh : Dr. Widodo Judarwanto Sp.A 
Dinukil dari : http://health.kompas.com/

8 CARA STIMULASI KECERDASAN MULTIPEL PADA BAYI

Posted by : Ahmad Zainul Ma'arif
Date :Rabu, 19 Maret 2014
With 0komentar
Tag :

KENALKAN ANGKA SEJAK DINI, PICU KEMAMPUAN MATEMATIKA ANAK

| Selasa, 18 Maret 2014
Baca selengkapnya »
Hal sederhana seperti mengenalkan angka dan berbicara mengenai bilangan saat sedari usia dini ternyata berdampak baik bagi perkembangan anak.

Menurut peneliti dari University of Chicago, anak-anak yang mendapatkan pengetahuan mengenai angka dari orangtuanya sejak kecil cenderung lebih mengerti prinsip angka kardinal.

Penelitian yang dipublikasikan dalam journal Developmental Psychology ini meneliti interaksi antara orangtua dengan anak usia prasekolah. Interaksi mengenai angka yang dikenalkan orangtua dikaitkan dengan prestasi matematika anak di sekolah.

"Saat anak-anak mulai bersekolah, mereka terlihat lebih paham soal matematika, seperti yang ditunjukkan pada hasil uji kami," papar Susan Levine, psikolog sekaligus pemimpin penelitian seperti dikutip dari Health Day.

Pada penelitian sebelumnya juga ditemukan kalau kemampuan matematika anak saat mulai sekolah juga terkait dengan keberhasilan mereka pada pelajaran tersebut di masa yang akan datang.

Penelitian ini menyarankan agar orangtua lebih sering membahas mengenai angka dengan anak-anak. Dengan mengenalkan angka secara efektif pada anak sejak dini, akan mempengaruhi keberhasilan anak pada pelajaran matematika di sekolah.

Ingin anak-anak lebih mudah mengerti matematika sekaligus mendapatkan prestasi yang lebih baik di sekolah? Ayo kenalkan angka sedari dini pada si kecil!
Penulis: /WEB
Sumber : http://www.beritasatu.com/

KENALKAN ANGKA SEJAK DINI, PICU KEMAMPUAN MATEMATIKA ANAK

Posted by : Ahmad Zainul Ma'arif
Date :Selasa, 18 Maret 2014
With 0komentar
Tag :

BEBERAPA TIPS DAN CARA MENDIDIK ANAK AGAR JADI ANAK YANG BAIK

| Jumat, 14 Maret 2014
Baca selengkapnya »
Setiap orang tua pasti mendambakan seorang anak pintar yang bisa membanggakan kedua orang tuanya baik di dunia maupun akherat. Oleh karenannya sering kita jumpai dalam setiap acara tasyakuran walimatul aqiqah, walimatul khitan permintaan shohibul hajjah pada para undangan akan harapan dan doa agar putera/puterinya akan jadi anak yang sholeh dan sholihah yang dapat membanggakan kedua orang tua, bangsa dan agama.

Tentu harapan dan do’a ini harus disertai dengan upaya kedua orang tua untuk memberikan pendidikan yang baik dan benar.

Sekarang yang menjadi pertanyaaan adalah bagaimanakah cara mendidik anak yang baik dan benar itu.. ?, terlebih pada zaman neomodern seperti sekarang ini sering kita jumpai baik suami maupun isteri yang keduannya sama-sama bekerja ataupun kalau tidak demikian masing2 mempunyai aktifitas yang padat, sehingga tidak mempunyai waktu yang cukup untuk merawat, mengawasi dan mendidik anaknya di rumah. Jikalau demikian maka baby siter, full day school, penitipan anak akan mungkin menjadi solusinya.

Jika anda mempunyai waktu yang cukup ataupun sedikit dirumah bersama anak, ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam upaya memberikan pendidikan kepada anak2 kita, yaitu :

1.       MENANAMKAN KEPADA ANAK AGAR MEREKA MENYAYANGI DAN MENCINTAI DIRI MEREKA SENDIRI.

      Caranya adalah mulailah dari diri anda sendiri. Selalu sediakan waktu bagi anak di tengah kesibukan             harian Anda. Sediakan waktu untuk berolahraga, merawat diri, dan meluangkan waktu untuk                         pengembangan pribadi Anda. Sadarkah kita bahwa orangtua yang tidak menghargai dirinya sendiri akan       membesarkan anak dengan sifat serupa.

2.       JADIKAN SETIAP WAKTU ANDA BERSAMA ANAK MERUPAKAN WAKTU YANG SANGAT BERHARGA.

      Tunjukkan betapa bahagiaanya anda saat bersama anak-anak. Jadilah ‘Ahli Gembira’ bagi putra-putri 
      anda. Buatlah saat-saat yang tidak terlupakan dan berkesan pada saat sedang bersama dengan anak,             bermain, memeluk, berbagi tawa dan cerita dapat membuat saat-saat biasa menjadi tak terlupakan.               Jadikan waktu anda sangat berkualitas bersama putera-puteri anda.

3.       JADILAH PENDENGAR YANG BAIK BAGI ANAK.

       Untuk melakukan hal ini memang tidak mudah. Terutama disaat orang tua sedang lelah dengan aktifitas          rutin pekerjaan kantor ataupun pekerjaan rumah akan mempunyai kecenderungan untuk mengabaikan            apapun yang disampaikan anak2 nya. Sering kali pada saat anak bercerita tentang suatu hal, orang tua          menyela dan enggan untuk mendengarkan apa yang sedang di ceritakan sang anak. Cobalah untuk                mendengarkan anak sepenuhnya tanpa harus menghakimi. Kita perlu menahan diri untuk tidak                      memikirkan atau memberikan pendapat kita sendiri. Dengarkan mereka dengan hati yang terbuka dan            penyayang. Lupakanlah diri Anda dan tempatkanlah diri Anda pada sudut pandang anak Anda. Ajukan        pertanyaan-pertanyaan sebagai ganti dari memberikan pendapat. Cara orang tua mendengarkan tanpa          menghakimi akan membuat anak merasa diterima dan dimengerti.

4.       TUNJUKKAN RASA BAHAGIA DAN GEMBIRA UNTUK MECIPTAKAN SUASANA YANG MENYENANGKAN.

      Pernakah anda melakukan hal ini..?? anggaplah pada saat ini diri anda di  tantang ’untuk 24 jam                     tersenyum bersama keluarga’ ! Anda akan menyaksikan keajaiban dari kegembiraan dan kasih sayang           yang Anda bawa kepada orang-orang di sekitar Anda. Buatlah momen sehari-hari menjadi luar biasa             berkat kegembiraan dan semangat yang Anda bawa ke dalamnya.

5.       DIDIK ANAK KEDISIPLINAN SEJAK DINI DENGAN MEMBERIKAN CONTOH KEPADA ANAK.

      Salah satu sukses mendidik anak adalah dengan tagakny kedisiplinan dalam kesaharian anak. Ajarkanlah       anak turut bertanggung jawab atas tugas-tugas rutin dalam rumah tangga dengan cara yang                             menyenangkan, bukan dengan perintah yang kejam. Anak yang secara aktif turut dilibatkan dalam tugas         rutin dalam rumah tangga pada masa dewasanya akan memiliki rasa tanggung jawab yang lebih                     besar.Perbaiki kesalahan mereka dengan kelembutan dan kasih sayang namun Anda harus terus-                   menerus konsisten. Berikan konsekuensi yang wajar dari pelanggaran dengan tujuan untuk mengajarkan         tanggung jawab. Janganlah memarahi apalagi mempermalukan anak di depan orang lain atas kesalahan           yang mereka perbuat.

6.       BERIKAN PENGHARGAAN KEPADA ANAK.

       Coba lah latih diri anda agar senantiasa  memberikan penghargaan terhadap setiap keberhasilan, bahkan        yang paling kecil sekalipun, yang telah Anda lakukan hari ini. Ajarlah diri Anda untuk memberikan                  penghargaan yang tulus atas tugas-tugas sederhana yang dikerjakan anak. Penghargaan ini akan                    memberi semangat anak untuk menjalankan tugas yang lebih besar.

Inilah beberapa cara mendidik anak yang bisa diterapkan, dengan harapan anda akan menjadi sukses menjadi seorang orang tua. Tidak lah ada artinya point di atas jika hanya sekedar di baca tanpa di lakukan dan tanpa ketulusan yang dalam. Pada dasarnya kebaikan dan kesuksesan anak anda saat ini serta yang akan datang ada ditangan anda.


Oleh karena ini lakukan yang terbaik untuk anak anda karen sesungguhnya mereka lebih berharga harta dan pekerjaan yang selama ini banyak menghabiskan waktu anda. Ingat..??? Sukses itu bukan hasil dari sebuah perjuangan. Namun sukses itu adalah prosess dari sebuah perjuangan untuk menjadi lebih baik..??

BEBERAPA TIPS DAN CARA MENDIDIK ANAK AGAR JADI ANAK YANG BAIK

Posted by : Ahmad Zainul Ma'arif
Date :Jumat, 14 Maret 2014
With 0komentar
Tag :
Prev
▲Top▲